Melawan virus yang menyebar via FD

Ternyata setelah saya mencoba mencolokkan Flashdisk pada komputer yang
terjangkiti virus RECYCLER walaupun komputer tersebut telah dimatikan
fungsi autorun dengan turn off autoplay (Group Policy),tetapi tetap
saja virus RECYCLER dapat mengkopikan diri ke FD kita.
Nah sekarang saya akan membagi informasi yang saya dapat dari Cruz3N,
semoga dengan meneruskan informasi ini dapat berguna bagi kita semua
Next ga usah basa basi, Pada prinsipnya kita hanya ingin melindungi FD
kita agar virus tidak mengcopykan diri ke FD kita. Lalu informasi apa
yang kita punya? Tentang sang virus? Informasinya hanyalah:
• Virus tersebut bersembunyi dalam Folder RECYCLER
• Virus tersebut selalu membuat file autorun.inf
Lalu dari informasi tersebut apa yang harus kita lakukan agar virus
tidak dapat melakukan kegiatan penggandaan/ penyebaran/ pengcopyan
dirinya ke FD? Yang jelas kita harus membuat file2 dengan nama yang
sama, tapi setelah saya logika memang benar jika file dilawan dengan
file yang ada file baru yang akan menindih /menggantikan file lama
contohnya: jika di dalam FD kita terdapat autorun.inf (misal autorun
untuk memunculkan icon), kemudian FD kita colokkan ke komputer yang
tercemar RECYCLER ,ternyata autorun.inf digantikan oleh autorun milik
Virus Recycler.
Nah untuk mengatasinya:
• File autorun.inf dilawan dengan folder dengan nama autorun
• Folder recycler dilawan dengan file dengan nama recycler (tanpa ekstensi)
Buatlah kedua file Seperti gambar dibawah ini :

Jangan lupa klik kanan kedua file tersebut dan atur propertinya menjadi
read only (agar file tidak dapat dimodifikasi) ,cheklish juga bagian
hiddennya agar file proteksi kita menjadi hidden / tersembunyi.

Sekarang coba copykan secara manual file autorun.inf ke FD yang telah
kita proteksi dengan kedua file tersebut. Pengkopyan error ,akses
ditolak karena adanya perlindungan penulisan file.

Begitu pula saat kita paste secara manual folder recycler yang kita
buat, tidak dapat membuat / mereplace Recycler karena namanya telah
digunakan

Namun trick ini membawa sedikit masalah dalam hal penghapusan file
karena pada saat kita menghapus file dengan cara biasa yaitu dengan
klik kanan –delete maka file tersebut akan disimpan dahulu di folder
recycler agar jika sewaktu-waktu dibutuhkan kita dapat
memback-up/mengambilnya kembali dari folder recycler.

Saat kita menghilangkan folder recycler dan menggantikannya dengan
file dengan nama Recycler maka folder recycler tidak akan bisa di buat
berarti proses penghapusan itu juga terhalang. Coba kita delete sebuah
file pada drive system kita . jika ternyata keluar kotak peringatan,
maka tekan shift tahan baru tekan tombol delete ,jika ada kotak
konfirmasi maka pilih yes to all.
Semoga Trick ini data kita manfaatkan untuk mencegah infeksi virus via autorun FD.

download artikel:

http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2010/03/Anharku-Melawanvirusy…

Semoga bermanfaat…

Salam

About revil

i'm just a stupid who wanted to be better..

Posted on March 22, 2010, in Virus & Anti Virus and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: